Satu Langkah Kecil
Waktu itu sore hari, anak muda jaman sekarang tiap jam dalam sehari punya waktu luang untuk cek gadget. Saya juga anak muda saya juga berhak cek gadget. Entah itu berharap kado pemberitahuan atau sekedar buka kunci saja.
Sore itu saya dirumah orang tua di kampung halaman, lagi mudik dari perantauan di Jogja. Kampung halaman saya Purbalingga dan sore itu tanggal 8 April. Tidak ada hujan tidak ada angin cuaca sore itu biasa saja, matahari sudah turun saja.
Sore itu kepikiran buat cari berita di kampung halaman saya, updatenya anak muda lewat medsos. Setelah cari cari sana sini muter muter pake jempol di gadget, nihil. Sedikit sekali informasi yang di dapat, sedikit berarti ada tapi tak banyak bukan berarti tidak ada.
Berbeda dengan kota besar nan gaul disana, updatenya berita di medsos santer sekali. Saya menerka kenapa di kampung halaman saya tidak begitu santernya? Heran. Padahal anak mudanya sama aja punya gadget, cuman mungkin banyak yang belum tau kegunaan selain untuk update, pamer dan sepik-sepik.
Alibi tidak mau pusing menerka alasan lain, mengapa tanah ini dan pemudanya tidak banyak keluar masuk informasi. Akhirnya saya buat saja media informasi tanpa bekal apa-apa, cuman modal paket internet yang tinggal beberapa ratus MB. Cuman hp tipe low yang gak update sama sekali dan batrenya ngedrop.
Sempat bingung cari nama, akhirnya saya putuskan untuk membuat media informasi Wisata Purbalingga. Simpel saja karena saya dengar waktu itu lagi gencar bangun sektor wisata "katanya".
Mengawali dengan membuat akun e-mail sebagai syarat apapun di dunia internet. Dengan alamat wisatapurbalingga@yahoo.com dan membuat akun media sosial instagram dengan username : @wisata_purbalingga waktu itu sudah lebih sore dari sebelumnya 8 April 2015.
Saya buka akun pribadi saya, saya follow akun abal-abal yang saya buat tadi. Saya buka akun abal-abal saya dan saya follow akun pribadi saya. Jadilah akun @wisata_purbalingga dengan 1 following dan 1 follower "alhamdulillah".
Itulah langkah kecil sore itu dari hal simpel jadi biasa aja waktu itu, belum untuk dihubungkan dengan sekarang.
Post a Comment